Terlihat beberapa ekor anak burung bangau sedang disuapi induknya.
Gemericit suara mereka, saat berebut makan memecah kesunyian hutan. Anak-anak
bangau terlihat sangat lapar. Suara gemericit mereka membangunkan Sanca, ular
yang sedang tertidur lelap di bawah mereka.
“ Oh, rupanya anak-anak bangau sedang sarapan pagi. Aku jadi lapar,”
batin Sanca sambil mendongakkan kepalanya ke atas. Tiada berapa lama kemudian
ia pun meninggalkan tempat bersarangnya. Kesana-kemari ia mencari mangsa tetapi
tiada hasil. Perutnya terus berbunyi minta diisi.
“ Oiii….induk bangau pasti sedang mencari makan buat anak-anaknya. Aku
akan menangkap mereka saja selagi keduanya lengah.” Akhirnya timbul niat jahat
Sanca.
Dugaannya tepat. Kedua induk bangau tidak kelihatan. Kesempatan itu tidak
disia-siakan Sanca. Ia kemudian merayap ke atas menuju sarang bangau berada.
Setelah melahap seekor dari mereka, ia pun turun. Perutnya terlihat
menggelembung. Perbuatan itu diulanginya sampai anak-anak bangau habis.
Kedua induk bangau kebingungan. Setiap hari anaknya satu per satu hilang.
“ Bu, tiap hari anak kita ada yang hilang. Pasti Sanca di bawah telah
memakan anak-anak kita selagi kita di luar!” Pada hari keempat tanpa sengaja
induk bangau melihat Sanca sedang keluar dari sarang bangau. Saat itu juga
kedua induk bangau menyusun siasat menjebak Sanca.
Pagi harinya, kedua induk bangau terlihat sangat sibuk. Bolak-balik
mereka terbang dari sungai ke tempat cerpelai berada. Tampak seekor ikan
dijepit diparuhnya. Sesaat kemudian dijatuhkannya ikan tersebut di dekat sarang
cerpelai. Kemudia ia terbang lagi mencari ikan di sungai. Mereka bahu-membahu
meletakkan ikan-ikan dari sarang cerpelai sampai tempat tinggal Sanca.
Saat bangun, betapa senangnya cerpelai. Di depannya teronggok ikan yang
sangat segar. Sekali lahap ikan itu tiada tersisa. Akan tetapi hidungnya yang
sangat tajam masih mencium bau ikan segar di sekitar tempat itu.Ternyata, beberapa
meter dari tempatnya berdiri teronggok ikan segar lagi. Ikan itu pun dimakannya
tanpa sisa juga.
Akhirnya cerpelai sampai pada ikan yang terakhir. Ternyata ikan itu juga
sedang diincar oleh Sanca yang baru bangun dari tidurnya. Kedua binatang
tersebut akhirnya bertarung memperebutkan ikan yang malang . Sanca akhirnya dapat dikalahkan oleh
cerpelai.
Kedua induk bangau bahagia melihat Sanca binasa. Akhirnya mereka dapat
hidup aman dan tenteram tanpa takut gangguan Sanca.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar