Kuusap embun pada kaca
Menyeruak jauh di sana
Sesosok wajah tak berdaya
Tubuh kering hilang daging
Mulut membisu menahan kelu
Bening mata pancarkan asa
Tuk selalu dalam dekap-Nya
Kebumen 2007
( puisi ini khusus buat ayah, saat
dengan beliau. Semoga beliau te-
nang di sisi-Nya. )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar