Dalam hening malam berbalut embun
kaki-kaki kekar merayapi pagi
bahu-bahu kuat memikul keranjang-keranjang masa depan
kala beban terasa menyekat dada
dan hela napas kian memburu
kaki-kaki kekar sejenak menghempaskan tubuh
beralaskan tanah basah embun malam
tuk sejenak mengadukan nasibnya pada-Nya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar